Jalan Wahid Hasyim Penuh Lubang

Oleh : Nurul Amin

Yogyakarta, Minggu (10/04). Pantauan EJ hari sabtu (9/04) memperlihatkan kerusakan yang cukup parah di jalan Wahid Hasyim (Nologaten). Kerusakan ini terjadi karena material jalan dan kontruksi yang kurang berkualitas. Lubang dan tambalan terlihat dimana-mana.

Kerusakan utama terjadi di sepanjang jalan dari selokan mataram sampai persimpangan jalan Laksda Adi Sucipto, atau yang lebih dikenal dengan nama jalan Solo. Lubang di badan jalan rata-rata berdiameter lima sentimeter sampai satu meter lebih dan kedalamannya berkisar antarasatu dua sentimeter delapan sentimeter.

Kondisi jalan rusak ini telah berlangsung selama lebih dari satu bulan tanpa perbaikan menyeluruh. pada malam hari, kerusakan ini sangat membahayakan pengguna jalan. Belum diketahui apakah ada laporan warga yang mengalami kecelakaan akibat kerusakan ini.

Disamping rawan kecelakaan, lubang-lubang dengan jarak berdekatan dalam jumlah yang banyak ini berpotensi menimbulkan kerusakan pada shockbreaker, kerusakan pada velg dan ban kendaraan. kepada pengguna jalan dihimbau untuk berhati-hati dan selalu menyalakan lampu pada saat berkendara malam hari di jalan ini.

Selain karena material dan kontruksi jalan yang kurang baik. kemungkinan besar, rusaknya jalan juga disebabkan oleh genangan air hujan dan banyaknya pengguna jalan yang melintasi jalan ini setiap harinya.

Untuk itu diharapkan pemerintah setempat segera mengambil langkah perbaikan secara menyeluruh. Perbaikan yang ada selama ini hanya mengandalkan metode tambal sulam yang jangka pakainya relatif singkat. (EJ)

About CM Community

Terima kasih telah berkunjung ke Blog kami. Berminat menulis disini? Kirim tulisan anda segera ke envirojournal@gmail.com.
This entry was posted in Environment Health. Bookmark the permalink.

2 Responses to Jalan Wahid Hasyim Penuh Lubang

  1. ika says:

    di jl wahid hasyim yg penuh lobang itu juga kemaren sudah memakan korban nyawa.seorang pengendara motor meninggal terlindas truk krn berusaha menghindari lobang di jalan, sy gak tau persis sih kejadiannya gmn, yg pasti parah bgt tu kejadiannya.badan&kepala korban sampai remuk… naudzubillah…
    pemerintah desa condong catur&catur tunggal harus segera bertindak!

  2. enviroleeb says:

    Iya mbak ika, beritasepertinya ada di koran radar jogja tanggal 25 April 2011, halaman 17 kolom bawah. EJ mencoba membuka, tapi gagal, Coba mbak cek, mungkin dikoran cetaknya masih ada, judulnya “Ades Tewas Tertabrak Pikap”. Padahal baru berapa hari berita ini diturunkan, sudah muncul korban ya.

    Terima kasih atas updatenya, setelah verivikasi berita yang di Radar Jogja, EJ akan turunkan beritanya lagi.

    Salam hangat

Tinggalkan Komentar Anda Disini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s