Karikatur dan cerita (RAPERDA tentang Sampah, Kab Sleman)

Sketch : Rendra Al-Gozhali
Cerita : Nurul Amin

Buang sampah sembarangan by: Rendra

Cerita 1 : Kena Kartu Kuning

Si Udin (bukan nama sebenarnya), sedang jalan-jalan sambil minum dan merokok. Karena sudah habis, Si Udin buang itu minuman dan rokoknya. Padahal didekatnya ada tong sampah, tapi dasar Udin biasa buang sampah sembarangan. Itu sampah, bukan dibuang ke dalam tong, malah dilempar “gitu aja” ke jalan. Udin jalan terus, pura-pura tidak tahu.

Tiba-tiba muncul tangan dari dalam tong sampah mengeluarkan kartu kuning. Sontak si Udin terkejut. Sampai-sampai bulu matanya berapi, matanya terbelalak. “Ampun paaak..” kataUdin spontan.

Udin kena kartu kuning, karena itu harus bayar denda 5 juta. “Waduh, aturan darimana pak? kok dendanya mahal betul” Udin bingung dimana cari duit sebanyak itu. “Kan RAPERDA tentang sampah sedang dibahas” kata bapak petugas. Makanya dibiasakan buang sampah pada tong sampah, biar tidak kena kartu kuning seperti si Udin.(EJ)

Bumi penuh Sampah by : Rendra

Cerita 2 : Bumi Penuh Sampah, Bogel Terpaksa Pindah

Suatu ketika, Bumi dipenuhi sampah. Darat penuh plastik, kotoran, sampah sintetis, semua jenis sampah. Laut juga begitu, sampah plastik, minyak, menggenangi perairan di darat maupun laut, tidak ada ikan yang bisa hidup. Udara penuh dengan sampah antariksa, puing-puing pesawat antariksa, debu, gas beracun, semuanya.

Pokoknya sangat penuh, jangankan manusia, hewan, atau tumbuhan, SETAN pun tidak bisa lagi menghuni bumi karena kotornya.

Akhirnya si Bogel (bukan nama sebenarnya), Setan terakhir yang menghuni bumi pun berkemas. Mencari-cari planet lain yang mungkin bisa dhuni. Si Bogel sedih, pada usianya yang masih muda, dia harus meninggalkan tempat kelahirannya karena sampah.Padahal dulu, 1000 tahun yang lalu, Bogel bisa mengganggu manusia dengan nyaman. Sekarang dia hanya sendiri, tidak ada manusia lagi, bahkan dia sendiri juga harus angkat kaki dari Bumi.

Nah, karena itu, supaya kita bisa tinggal di bumi terus menerus. Mari buang sampah pada tempatnya. Tidak mau kan kejadian ini jadi kenyataan? (EJ)

About CM Community

Terima kasih telah berkunjung ke Blog kami. Berminat menulis disini? Kirim tulisan anda segera ke envirojournal@gmail.com.
Gallery | This entry was posted in Karikatur. Bookmark the permalink.

Tinggalkan Komentar Anda Disini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s