Nilai UAS terlambat keluar?

Owh…! Sudah tradisi Mamen..!! Jangan ditanya lagi sudah berapa kali terjadi. Tidak terhitung. Karena terlalu biasa itu, maka sekarang dianggap wajar oleh kampus. Tapi tetap tidak wajar bagi kami, Mahasiswi-Mahasiswa yang ingin kampus ini maju

Sialnya, ada beberapa mahasiswi-mahasiswa yang bereaksi berlebihan, akhirnya kena sanksi. Padahal awalnya hanya memprotes nilai yang sangat lambat dimasukkan ke CBIS itu.

Saya pribadi pernah punya pengalaman. Nilai saya lebih dari satu semester belum keluar juga. Karena bosan berharap, bosan protes, akhirnya saya jadi tidak peduli nilai mata kuliah yang bersangkutan mau keluar atau tidak.

“Siapa suruh salah pilih kampus” Begitu saya menguatkan hati

Karena terlalu sering terjadi itu pula, sekarang jari saya sudah tak cukup untuk menghitungnya. Ada tiga puluh lebih mata kuliah yang saya ambil, tiga perempatnya masuk dalam kategori “nilai telat keluar” itu.

Awalnya saya memaki-maki dalam hati pada dosen yang bersangkutan. Sampai malaikat pun bosan mencatat dosa saya. Lama-kelamaan, saya mulai mempertanyakan, ada apa sebenarnya dengan sistem di kampus saya? Apa yang salah?

Dari hitung-hitungan gampang. Jika sistemnya salah, berarti sistemnya harus diperbaiki. Jika operator sistemnya salah, berarti operator tersebut yang harus diganti. Sederhana kan?

Tapi, di kampusku, semua tak sesederhana itu. Bahkan, jika kamu berniat memperbaiki sistem itu dengan kritik dan protespun akan fatal akibatnya. Paling kecil kamu akan mendapatkan muka masam dari pengelola kampus yang kamu protes itu.

UAS semester genap tahun ajaran 2010/2011 ini pun demikian. Padahal nilai mahasiswa harus sudah diunggah pada tanggal 25 Juli lalu (cermati skep tentang aturan akademik), namun hingga kini masih saja terjadi keterlambatan “nilai keluar”

Lagi-lagi saya mencontohkan yang terjadi pada diri saya. Separuh nilai saya belum bisa di akses di CBIS. Mengapa? Entah lah. Belum lagi riuh rendah suara protes teman-teman yang nilainya belum keluar, jelas lebih riuh daripada suara saya

Sekarang masalahnya ada dimana? Di dosen kah yang belum menyerahkan nilai? Di operator kah yang belum mengunggah nilai yang diserahkan dosen? Di sistem CBIS kah yang “lagi-lagi” bermasalah?

Jika nilai mata kuliah itu adalah hak mahasiswi-mahasiswa, sudah selayaknya hak itu diberikan tepat waktu. Terutama untuk mahasiswi-mahasiswa yang alim selalu membayar kewajibannya tepat waktu. Jika nilai mahasiswi-mahasiswa adalah “Semaunya kampus“, maka saya tak tahu lagi mau bilang apa. Sebaiknya kampus ini direhabilitasi saja. (Nurul Amin/EJ)

About CM Community

Terima kasih telah berkunjung ke Blog kami. Berminat menulis disini? Kirim tulisan anda segera ke envirojournal@gmail.com.
Gallery | This entry was posted in Organisasi kampus. Bookmark the permalink.

Tinggalkan Komentar Anda Disini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s