Manfaat Puasa : Memberi waktu istirahat pada sistem pencernaan

Yogyakarta, 8 Agustus 2011-Jika kamu ingin sehat, aturlah pola pernafasan dan pencernaan sebaik mungkin. Dua kunci itulah yang sering dikatan dokter. Para ahli beladiri juga disinyalir mengatur pernafasan dan pencernaannya agar tetap bugar

Sepanjang tahun, selama 24 jam dalam sehari pencernaan dan pernafasan kita terus bekerja mengolah makanan, minuman, dan gas yang masuk, menjadikannya energi dan sampah sisa pembakaran

Kali ini saya ingin membahas mengenai manfaat puasa bagi kesehatan sistem pencernaan kita. Tentunya kesehatan pencernaan berpengaruh pada kesehatan tubuh secara menyeluruh, dimana pencernaan adalah salah satu sistem yang membuat kita mempeoleh energi.

Coba bayangkan sebuah pabrik yang terus bekerja sepanjang tahun tanpa istirahat. Kira-kira berapa lama mesin itu akan bertahan? Begitulah pencernaan kita.

Perut ibarat mesin dengan roda-roda yang terus mengolah makanan. Kadang terlalu banyak, kadang sedikit, kadang pas-pasan. Tergantung manusia yang memiliki sistem pencernaan tersebut.

Mengapa Nabi Muhammad SAW menganjurkan untuk “berhentilah sebelum kenyang” saat kita makan? Hal ini dikarenakan beberapa sebab, diantaranya :

  • Saat kita mulai kenyang, itu tandanya perut kita sudah penuh, jika terus ditambah maka akan overload. Kelebihan muatan berarti pemborosan
  • Makanan yang kepenuhan/overload didalam perut akan menguras energi. Untuk membakar makanan yang berlebihan tersebut butuh energi. Walaupun makanan yang dibakar itu nantinya juga akan menjadi energi juga.
  • Pada dasarnya tubuh tidak membutuhkan energi yang berlebihan. Menurut ilmu medis, tubuh memiliki ukuran tertentu untuk pemenuhan energi dan nutrisi. Jika berlebih, maka akan mubazir karena tidak bermanfaat, bahkan malah sia-sia
  • Ampas/sampah yang tertimbun terlalu banyak/berlebih didalam tubuh akan membuat tubuh tidak fit, menjadi berat karena beban sampah itu akan menguras energi kita ketika membawanya kemana-mana

Nah, lalu bagaimana dengan puasa?

Puasa, dimana kita tidak makan dan tidak minum, memberi kesempatan kepada pencernaan kita untuk istirahat. Ibarat mesin sebuah pabrik yang bekerja sepanjang tahun, saat puasa ini mesin-mesin itu akan diistirahatkan, atau seminimalnya bekerja lebih ringan dari biasanya. Ini bermanfaat untuk menjaga keawetan dari mesin-mesin pabrik itu.

Jika sepanjang tahun mesinbekerja kejar target, tanpa henti, bekerja berlebihan sehingga komponen-komponen didalamnya tak sempat diremajakan. Maka dibulan puasa inilah mereka mendapat kesempatan untuk meremajakan komponen-komponen yang rusak.

Itulah sedikit manfaat dari berpuasa yang efeknya dapat berakibat pada kesehatan kita jangka panjang. (Nurul Amin/EJ) 

About CM Community

Terima kasih telah berkunjung ke Blog kami. Berminat menulis disini? Kirim tulisan anda segera ke envirojournal@gmail.com.
Gallery | This entry was posted in Environment Health. Bookmark the permalink.

Tinggalkan Komentar Anda Disini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s