Relawan UPN Peduli Merapi Resmi Dibubarkan

Resminya acara ini diberi tajuk “Pembubaran dan Ramah Tamah Relawan Posko UPN Peduli Merapi 2010-2011”. Diselenggarakan kemarin malam, di Yogyakarta tanggal 14 Oktober 2011. Acara yang bertempat di Auditorium Universitas Pembangunan Nasional (UPN) ini dihadiri oleh Rektor UPN selaku penanggung jawab, Pak Susilo selaku koordinator, Relawan-relawati UPN, dan Anton Marapu sebagai band pengisi.

Acara dimulai dengan sambutan ketua panitia acara pembubaran, lalu dilanjutkan sambutan koordinator posko UPN Peduli Merapi dan Pembacaan-penyerahan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) kepada Rektor UPN, sambutan Rektor UPN sekaligus pembubaran panitia secara resmi dan penyerahan sertifikat simbolis kepada relawan, ditutup dengan doa dan ramah tamah.

Dalam LPJ-nya, Koordinator posko UPN menyampaikan bahwa total dana yang diterima dari berbagai penyumbang adalah 400 Juta lebih. Dana itu disalurkan ke berbagai hal terkait penanganan relawan saat bencana merapi terjadi maupun pasca bencana. Dana tersebut tersisa 34 Juta lebih. Susilo, Koordinator posko UPN mengharapkan (atas persetujuan relawan) agar dana tersebut dijadikan dana cadangan untuk penanganan bencana seandainya hal tidak diinginkan seperti erupsi gunung merapi terulang lagi.

Sementara itu, dalam sambutannya Rektor UPN, Didit Welly Udjianto menyampaikan bahwa respon dan tanggap darurat yang ditunjukkan oleh relawan UPN saat terjadinya erupsi merapi 2010 merupakan contoh nyata relawan UPN memiliki kecerdasan hati.

Dengan terjadinya erupsi merapi itu, terbukti bahwa mahasiswa, dan elemen-elemen lain di UPN memiliki kecerdasan hati. Hal ini mungkin hanya dirasakan oleh mahasiswa yang kuliah di Yogyakarta. Dengan kecerdasan hati itu, mahasiswa lebih memilih membantu menjadi relawan daripada menyelamatkan diri masing-masing (melaksanakan ujian, atau mengungsi ke kota lain. pen)” Begitu disampaikan oleh Rektor selaku penanggung jawab pembukaan Posko UPN Peduli Merapi

Tidak ada keberhasilan tanpa perjuangan” Lanjut Rektor. Beliau memberi apresiasi yang tinggi kepada segenap relawan, baik dosen maupun mahasiswa UPN yang telah meluangkan waktunya untuk membantu pengungsi Merapi yang ada di Posko UPN Peduli Merapi.

Posko UPN dibuka pada tanggal 5 November 2010 sampai lebih kurang satu bulan kedepan. Saat posko itu dibuka, Rektor UPN sedang berada di UPN Jawa Timur untuk melaksanakan RAPIM (Rapat Pimpinan). Namun karena situasi yang sangat genting dan hiruk pikuk saat itu, dimana kondisi Merapi sudah sangat mengkhawatirkan, maka atas persetujuan Rektor, Posko UPN pun dibuka untuk pengungsi oleh pak Lobo.

Pada saat pembukaan posko UPN itu, civitas akademika UPN pun sedang dihadapkan pada Ujian tengah Semester (UTS). Atas keputusan Rektor, pelaksanaan UTS diserahkan kepada fakultas masing-masing dan mahasiswa UPN diliburkan selama dua minggu sampai keadaan membaik.

Setelah sambutan Rektor itu, beliau dipersilahkan memukul drum sebagai tanda bahwa secara resmi relawan Posko UPN Peduli Merapi dibubarkan. Rektor juga memberikan sertifikat secara simbolis kepada dua orang mahasiswa-mahasiswi UPN. Penyerahan sertifikat secara keseluruhan dilaksanakan saat memasuki sesi hiburan.

Dalam acara ini panitia mendatangkan Anton, Vokalis Band Marapu untuk menyemarakkan acara. Dia membawakan sebuah lagu tentang Yogyakarta, yang liriknya cukup dramatis dan menyentuh. Acara diakhiri dengan sesi ramah tamah. (Nurul Amin/EJ)

About CM Community

Terima kasih telah berkunjung ke Blog kami. Berminat menulis disini? Kirim tulisan anda segera ke envirojournal@gmail.com.
Gallery | This entry was posted in Organisasi kampus. Bookmark the permalink.

Tinggalkan Komentar Anda Disini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s