Haris Fn, Ketua Kopma UPN dari Teknik Lingkungan

Dokumentasi pribadi Haris Fn

Mas haris, begitu sapaan akrabnya. Mahasiswa Teknik Lingkungan (TL) angkatan 2007 UPN “Veteran” Yogyakarta yang menjadi Ketua Koperasi Mahasiswa (Kopma) UPN Veteran Yogyakarta pada periode 2008-2010. Dia adalah mahasiswa TL pertama yang berhasil menjadi ketua Kopma UPN. Dia merintis karir organisasi sejak SMA di Darul Ulum, Peterongan-Jombang, Jawa Timur. Bagaimana kiat-kiatnya sampai menjadi ketua Kopma UPN, dan manfaat apa saja yang dia peroleh dari organisasi ini? mari ikuti cuplikan wawancara berikut:

************************

Selamat malam mas Haris, bagaimana kabarnya? Kita ingin tahu nih mas, kok bisa mahasiswa Teknik jadi ketua Kopma yang notabene-nya berkutat dengan masalah sosial?

malam, saya sehat wal afiat. Lha bisa saja. Saya sejak SMA memang sekolah di Jurusan IPA, dan sekarang di Teknik Lingkungan. Tapi hal itu tak menghalangi saya untuk suka pada hal-hal yang berbau sosial. Kita orang teknik, apalagi Teknik Lingkungan tentunya harus tahu masalah sosial juga kan? Nah dari situ saya berangkat. Lagipula bergelut dengan masalah sosial ekonomi di Kopma tujuannya kan untuk membangun kualitas diri juga.

Mas Haris ini jadi ketua Kopma tahun berapa? Bisa diceritakan bagaimana prosesnya sampai menjadi ketua Kopma UPN?

Saya jadi ketua pada periode 2008 sampai 2010. jadi di Kopma itu memang satu periodenya dua tahun. Pertama masuk Kopma tahun 2007, saat itu saya menjadi anggota biasa. Lalu beranjak menjadi staff pengurus, dan pada tahun 2008 saya dipercaya menjadi ketua Kopma UPN. Jalan saya menjadi ketua Kopma bisa dibilang mengalami “akselerasi” (percepatan). Biasanya untuk menjadi ketua itu setidaknya pernah menjabat sebagai ketua bidang. Tetapi saya dari staff pengurus langsung lompat jadi ketua.

Sebelum di Kopma apa sudah pernah berorganisasi ditempat lain mas?

Perjalanan organisasi saya itu dimulai saat saya SMA, waktu SMP memang saya non organisasi. Waktu SMA itu saya dipercaya menjadi ketua Ikatan Keluarga Darul Ulum yang membawahi seluruh pelajar dari Yogyakarta-Jawa tengah, kalau tidak salah ada empat ratusan pelajar ketika itu. Itu tahun 2004.

Saat masuk ke Teknik Lingkungan UPN saya sempat ingin berkarir di Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan, tetapi setelah saya pikir lagi, dan lihat progress-nya kurang cocok dengan saya, maka saya putuskan untuk bergabung dengan Kopma UPN

Selamat mas Haris berorganisasi di Kopma, apa saja manfaat yang sudah mas peroleh?

untuk pribadi atau organisasi?

Keduanya mas?

Kalau untuk pribadi sih, bagi saya berorganisasi di Kopma itu telah menajamkan mindsett saya, menumbuhkan jiwa enterpreneur dalam diri saya, dan menambah jaringan baik pribadi maupun kelembagaan. Jaringan dalam hal ini juga termasuk teman atau koneksi bisnis.

Dalam hal organisasi tentu saja saya dapat banyak belajar tentang Kopma, masalah-masalah bisnis, bekerja dalam team, dll.

Kita sebagai manusia kan membutuhkan banyak ilmu untuk hidup, dengan langsung berorganisasi kita diajari untuk menghadapi masalah yang nyata. Sehingga naluri kita semakin tajam. Di Kopma, tentunya naluri dan ilmu tentang ekonomi mikro.

Nah, selama di Kopma apa saja yang sudah berhasil mas Haris torehkan?

Selama jadi ketua Kopma UPN saya sering mengadakan Event, apakah itu musik, atau event-event lain. Selain itu juga sering mengadakan seminar tentang masalah ekonomi dan dunia enterpreneur.

Saya juga mendorong Kopma UPN untuk melakukan ekspansi usaha dan bisnis.

Bagi saya pribadi dan mahasiswa Teknik Lingkungan umumnya, dengan menjadi ketua Kopma itu saya berhasil mematahkan dominasi mahasiswa/i ekonomi dan sosial yang lain di UPN.

Sebelumnya sudah pernah ada ketua Kopma dari Jurusan teknik?

Setau saya, dengan memutar mundur dari tahun 2000, seperinya hanya saya yang dari Teknik. Kalo untuk FTM mungkin ini juga baru pertama kali. Hampir semua ketua secara bergantian sebelumnya dipegang oleh mahasiswi/a Ekonomi dan FISIP

Secara pribadi menurut mas Haris, tantangan apa saja yang cukup berat dilewati selama berorganisasi di Kopma?

Pada dasarnya yang paling susah itu ya memahami karakter orang. Apakah itu teman di organisasi, kolega bisnis, koneksi, pelanggan, dll.

Selain itu tantangan lainnya yaitu “Image” bahwa saya itu pragmatis, materialistis, dan oportunis. Hal ini terutama muncul dari teman-teman dekat yang dari Teknik. Kesannya mentang-mentang saya dari Kopma, semua yang saya dekati itu hanya yang berbau duit saja..hahaha

Padahal sebenarnya saya menjalankan kerjasama yang saling menguntungkan. Pelanggan (apakah itu teman saya) merasa puas dan tidak dirugikan, dan saya tidak salah kan mengambil sedikit keuntungan?

Tips apa yang mas gunakan untuk mengatasi “image” yang tidak baik dari teman-teman itu?

Pertama saya mengedepankan dan menyarankan agar setiap orang positif thinking dulu. Karena dengan positif thinking ini pikiran kita akan terbuka pada hal-hal yang baik. Kebanyakan teman-teman, belum apa-apa sudah negatif pikirannya. Kalau sudah begitu…piye ??

Nah setelah itu saya juga mencoba memberi sudut pandang baru pada teman-teman yang skeptis pada saya. pragmatis, oportunis itu kan juga bisa diartikan positif. Tergantung sudut pandang apa yang kita gunakan.

Maksudnya mendefinisi ulang lah penilaian teman-teman, begitu mas?

Bisa dibilang begitu. Dengan menggunakan sudut pandang baru kan kita akan dapatkan definisi yang baru tentang sesuatu.

Ohya, ada yang ketinggalan mas, kalau boleh tau nih, dulu mas Haris ini bercita-cita jadi apa ya?

Haha…memang dari SD dulu saya bercita-cita jadi Bisnisman, lalu sempat juga bercita-cita jadi Lawyer dan Psikolog. Sekjak SMA sampai sekarang saya kembali bercita-cita jadi Bisnisman

Sekarang ini mas Haris masih di Kopma UPN atau bagaimana? kan kemaren katanya baru saja pergantian ketua baru?

Iya, saya masih di Kopma sebagai anggota badan pengawas. Sekarang ketua yang baru anak Akuntansi. Kopma kembali lagi ke pangkuan anak Ekonomi..haha

Ok mas Haris, terima kasih atas wawancaranya, semoga sukses..!

Yap..sama-sama, semoga EJ juga sukses

******************

Demikianlah cuplikan wawancara dengan Muhammad Haris Firmanunnajib, atau Haris Fn, Mahasiswa TL pertama yang berhasil menjadi ketua di Kopma UPN, mematahkan dominasi mahasiswa/i ekonomi selama periode 2008-2010.

Haris Fn yang dilahirkan di Blora, Jawa Tengah ini memiliki motto “Sebaik-baik manusia adalah apabila bisa bermanfaat bagi orang lain disekitarnya“.

Beliau memberi motivasi pada sobat muda maupun pembaca sekalian :

...”Kita harus peka terhadap kondisi sosial disekitar kita. Hal ini kembali kepada sifat manusia itu sendiri, yaitu sebagai makhluk pribadi dan sebagai makhluk sosial. Sebagai makhluk sosial kita dituntut untuk pandai memosisikan diri dimanapun dan kapanpun kita berada”…

Sampai jumpa lagi
Salam
Nurul Amin/Environment Journalist

About CM Community

Terima kasih telah berkunjung ke Blog kami. Berminat menulis disini? Kirim tulisan anda segera ke envirojournal@gmail.com.
Gallery | This entry was posted in Biography. Bookmark the permalink.

One Response to Haris Fn, Ketua Kopma UPN dari Teknik Lingkungan

  1. eko marwanto says:

    Maju terus buat kopma Indonesia…

Tinggalkan Komentar Anda Disini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s