Sertifikasi Dosen Tidak Boleh Merugikan Mahasiswa

Yogyakarta, 14 Desember 2011-Dalam usahanya menjadi perguruan tinggi Negeri, UPiN (Universiti Pingin “jadi”Negeri) melakukan sertifikasi Dosen. Hal ini adalah salah satu syarat agar dosen tersebut diakui oleh Negara. Namun, dalam perjalanannya ternyata sertifikasi dosen ini malah merugikan hak mahasiswa.

Bejo, 23 tahun (bukan nama sebenarnya) adalah mahasiswa Teknik Kimia yang dirugikan tersebut. Sebelumnya Bejo sudah merasa dirugikan karena harus menandatangani pernyataan diatas materai. Hal ini terkait masalah skripsi dan kelulusan, apabila Bejo tidak bisa menyelesaikan studi sampai Oktober 2013 nanti, maka dia harus rela di Droup out dari kampus tercinta ini.

Kini, Bejo sudah rajin mengerjakan skripsinya. Rencananya dia akan mendaftar sidang skripsi yang terakhir dilaksanakan tanggal 23 Desember 2011 ini. Tetapi sialnya si Bejo, dosen pembimbingnya malah susah sekali ditemui

Saat Bejo melakukan konfirmasi kepada dosen yang bersangkutan terkait alasannya susah ditemui, sang Dosen menjawab bahwa sertifikasi dosen membuatnya sangat sibuk, sehingga tidak punya banyak waktu untuk mahasiswa bimbingan. Dan terpaksalah si Bejo mengikuti jadwal si Dosen, padahal dia ingin sekali cepat sidang karena skripsinya sudah sampai pada BAB akhir.

So, adakah organisasi kemahasiswaan di UPiN yang bisa membantu meringankan beban Bejo dan mungkin kawan-kawan lainnya di program studi yang lain?

Kita tanya yuuuukkkk sama Rektor UPiN, atau WAREK I-nya, apa bisa sertifikasi dosen itu dijadikan alasan untuk mengurangi hak Bejo (dan kawan-kawan) dalam pelayanan akademik? Bukan bimbingan skripsi itu hak mahasiswa? Atau memang alasan dosen bisa dibuat seenaknya tanpa memikirkan mahasiswa? Pak rektor UPiN, masa UPiN mau jadi kampus Negeri pelayanannya malah diturunkan begini, bukannya malah ditingkatkan, serius tidak nih UPiN mau jadi kampus Negeri? Atau cuma Negeri-Negerian seperti kampus lain?

Kita tanya yuukkk sama Ketua Prodi/ Ka-Jur nya Bejo? Jika Bejo telat wisuda karena masalah seperti itu dan sejenisnya kira-kira siapa ya yang tanggung jawab? Siapa ya yang kena Droup Out, dosennya atau si Bejo? Aduh bu Kajur, TeKim sudah susah begini kuliahnya, skripsinya sampe 1000 lembar, jangan dipersusah lagi dong dengan masalah ga penting model begini…please deh!!

Kakak-kakak yang di organisasi kemahasiswaan UPiN, bantuin Bejo dkk ya! (Salam dari Nurul Amin/EJ)

About CM Community

Terima kasih telah berkunjung ke Blog kami. Berminat menulis disini? Kirim tulisan anda segera ke envirojournal@gmail.com.
Gallery | This entry was posted in Organisasi kampus. Bookmark the permalink.

One Response to Sertifikasi Dosen Tidak Boleh Merugikan Mahasiswa

Tinggalkan Komentar Anda Disini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s